EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER DAN AROMATERAPI KAYU MANIS TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2026

Authors

  • Gusni Mardania Universitas Fort De Kock Bukittinggi
  • Zuraida

DOI:

https://doi.org/10.32883/mchc.v8i1.3403

Abstract

ABSTRAK

Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses pembelajaran. Penatalaksanaan dismenore tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat menggunakan terapi komplementer, salah satunya aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender dan aromaterapi kayu manis terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja di SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan rancangan two-group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 54 siswi yang mengalami nyeri haid. Sampel penelitian sebanyak 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas 16 responden pada kelompok aromaterapi lavender dan 16 responden pada kelompok aromaterapi kayu manis. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok dan uji Mann–Whitney U untuk membandingkan perubahan intensitas nyeri antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri pada kelompok aromaterapi lavender menurun dari 4,88 ± 0,833 sebelum intervensi menjadi 2,72 ± 0,813 setelah intervensi. Pada kelompok aromaterapi kayu manis, rata-rata intensitas nyeri menurun dari 4,94 ± 0,982 menjadi 2,31 ± 1,120. Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan intensitas nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender maupun aromaterapi kayu manis (p < 0,001). Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai p = 0,055, sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan secara statistik antara aromaterapi lavender dan aromaterapi kayu manis dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada responden penelitian. Meskipun demikian, secara deskriptif penurunan rata-rata skor nyeri pada kelompok aromaterapi kayu manis lebih besar dibandingkan kelompok aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender dan aromaterapi kayu manis dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi komplementer dalam membantu menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Gusni Mardania, & Zuraida. (2026). EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER DAN AROMATERAPI KAYU MANIS TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2026. Maternal Child Health Care, 8(1), 1493–1500. https://doi.org/10.32883/mchc.v8i1.3403