PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU POST SECTIO CESAREA
DOI:
https://doi.org/10.32883/mchc.v8i2.3394Abstract
ABSTRAK
Angka persalinan Sectio Caesarea (SC) di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2024 mencapai 30,1%, melebihi batas yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) yaitu sebesar 10–15%. Mobilisasi dini pasca sectio caesarea berperan penting dalam mempercepat pemulihan ibu serta mencegah terjadinya komplikasi pascaoperasi; namun, pelaksanaannya masih terbatas akibat rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis media video terhadap pengetahuan dan sikap ibu pasca sectio caesarea tentang mobilisasi dini di Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimen melalui one-group pretest–posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu pasca sectio caesarea yang dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman sebanyak 542 orang, dengan jumlah sampel 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan media video, sedangkan penilaian pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rerata skor pengetahuan dari 53,13 menjadi 97,70 serta rerata skor sikap dari 53,40 menjadi 68,93 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu pasca sectio caesarea tentang mobilisasi dini. Oleh karena itu, penggunaan media video direkomendasikan sebagai sarana edukasi rutin dalam perawatan pascaoperasi guna mendorong pelaksanaan mobilisasi dini yang aman dan mempercepat proses pemulihan ibu.
