DETERMINAN STATUS IMUNISASI DASAR LENGKAP BALITA : STUDI KUANTITATIF PERAN KADER DAN AKSES INFORMASI DI PUSKESMAS ANAK AIR KOTA PADANG TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.32883/mchc.v8i2.3390Abstract
Abstrak
Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) adalah intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif dan efisien dalam mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, tetanus, dan poliomyelitis (WHO, 2023). Kegagalan mencapai IDL akan mengakibatkan akumulasi kelompok rentan (susceptible) yang secara langsung meningkatkan risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) di tingkat komunitas (Kemenkes RI, 2023). Peran Kader Kesehatan sangat vital sebagai agent of change untuk memberikan edukasi dan reminder. Akses nformasi kesehatan yang benar dan mudah dijangkau adalah faktor penentu dalam membentuk sikap patuh terhadap jadwal imunisasi dan menangkal isu negatif. Tujuan penelitian menganalisis hubungan secara statistik antara peran kader kesehatan dan akses informasi kesehatan terhadap status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Anak Air, Kota Padang tahun 2025. Desain penelitian Kuantitatif Analitik Observasional dengan pendekatan Cross-Sectional, dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Anak Air, Kota Padang. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12-24 bulan berjumlah 400-600 orang. Sampel penelitian sebanyak 106 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling untuk menjamin representativitas. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan dari 106 responden, 65 responden (61,3%) mendapatkan imunisasi dasar lengkap, 41 responden (38,7%) belum lengkap mendapatkan imunisasi. Sebanyak 87 responden (82,0%) mendapatkan akses informasi tinggi. Pada peran kader sebanyak 89 responden (84,0%) kader berperan aktif. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran kader dan akses informasi dengan kelengkapan Imunisasi dasar Lengkap (P value < 0.05).
