ANALISIS RISIKO KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DITINJAU DARI PENYEBAB TIDAK LANGSUNG DI PUSKESMAS SITIUNG II KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2024
Abstract
Kekurangan energi kronis (KEK) adalah keadaan seseorang menderita kekurangan makanan yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis risiko kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil ditinjau dari tidak penyebab langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi ibu hamil yang berjumlah 119 orang di Puskesmas Sitiung II Kabupaten Dharmasraya. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar ceklis dan kuisioner dengan teknik wawancara. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat dari 119 responden didapatkan 100 orang (84%) menderita KEK, 89 orang (74,8%) dengan usia berisiko, 110 orang (92,4%) dengan paritas berisiko, 95 orang (79,8%) dengan jarak kehamilan berisiko, 93 orang (78,2%) dengan pengetahuan baik dan 115 orang (96,6%) tidak memiliki penyakit infeksi. Hasil analisa bivariat ditemukan hubungan antara usia dengan kejadian kekurangan energi kronis dengan usia (p-value 0,022) OR sebesar 3,5, dengan paritas (p-value 0,005) OR sebesar 8,92, dengan jarak kehamilan (p-value 0,024) OR sebesar 3,84, dengan pengetahuan (p-value 0,000) OR sebesar 34 dan dengan penyakit infeksi (p-value 0,013) OR sebesar 18,75. Kesimpulan dari penelitian ini sebagian besar (84%) ibu hamil menderita KEK, memiliki usia tidak berisiko, paritas tidak berisiko, jarak kehamilan tidak berisiko, pengetahuan baik dan tidak memiliki penyakit infeksi. Terdapat hubungan yang signifikan antara KEK dengan usia, paritas, jarak kehamilan, pengetahuan dan penyakit infeksi. Diharapkan ibu hamil dan petugas kesehatan dapat lebih optimal mengambil peran dalam kesehatan masyarakat sehingga tingkat kejadian kekurangan energi kronis menjadi semakin rendah.
