EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMA TERAPI LEMON DAN PIJAT ENDORPHIN (ENDORPHINE MASSAGE) TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE
Abstract
Wanita di Indonesia mengalami nyeri persalinan dengan rata-rata skala nyeri persalinan mencapai 6 dari 10. Durasi nyeri persalinan rata-rata 6-8 jam, dan dapat dipengaruhi oleh faktor fisik, psikologis, dan sosial budaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian aromaterapi lemon dan endorphine massage terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan desain two group pretest and posttest. Penelitian ini dilakukan bulan September 2023-Februari 2024. Populasi penelitian seluruh ibu bersalin di wilayah kerja puskesmas Rawang, sampel 20 orang, masing-masing kelompok 10 sampel dengan purposive sampling. Uji analisa data univariat dan bivariat menggunakan paired t-test, Shapiro –Wilk dan Wiloxon t-test. Hasil penelitian rata-rata nyeri persalinan pada aromaterapi lemon (pretest) sebelum 7.50 dengan standar deviasi 1.080. Rata-rata nyeri persalinan (posttest) 4.60 dengan standar deviasi 1.578 dengan menggunakan uji paired t-test untuk aromaterapi lemon didapatkan nilai p value = 0,000 (p?0,05). Rata-rata nyeri persalinan pada endorphine massage (pretest) sebelum adalah 7.80 dengan standar deviasi 0.919. Rata-rata nyeri persalinan (posttest) adalah 4.50 dengan standar deviasi 0.823 dengan menggunakan uji wilcoxon test untuk endorphine massage didapatkan nilai p value =0,004 (p?0,05). Disimpulkan bahwa terdapat efektivitas pemberian aromaterapi lemon dan endorphine massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Sehingga disarankan pada tenaga kesehatan menganjurkan terapi nonfarmakologi khususnya pemberian aromaterapi lemon dan endorphine massage dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif.
