PENGARUH MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN DAYA TERIMA MPASI SELINGAN PADA IBU DAN BALITA DI PUSKESMAS PAKAN RABAA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.32883/mchc.v7i3.3176Abstract
Isu gizi pada balita selalu menjadi topik aktual dalam bidang kesehatan. Data SSGI 2022 menunjukkan prevalensi balita wasting sebesar 7,7% dan stunting 21,6%. Sedangkan di provinsi Sumatera Barat prevalensi wasting adalah 25,2%. Begitu juga di Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2023 prevalensi stunting adalah 8,72% dan angka ini menunjukkan trend peningkatan dalam 3 tahun terakhir. Salah satu penyebab permasalahan gizi pada balita adalah pemberian makanan seling yang rendah nutrisi, sehingga tidak dapat menunjang asupan nutrisi di samping pemberian makanan pokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media booklet terhadap pengetahuan dan daya terima MP-ASI selingan pada ibu dan Balita di Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2025. Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu balita yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan pre post dan uji organoleptik untuk lima macam MPASI selingan. Peneliti memberikan pre-test pada hari pertama, diikuti penyuluhan menggunakan media booklet selama tiga hari berturut-turut. Hasil menunjukkan skor rata-rata pengetahuan sebelum intervensi dari pre test 8,2 post test 12,7 setelah intervensi, dengan selisih peningkatan sebesar 4,5. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Media booklet terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang MP-ASI selingan. Disarankan agar booklet digunakan dan di kembangkan untuk kebutuhan yang lebih spesifik secara berkelanjutan dalam edukasi gizi untuk mencegah stunting.
