PENGARUH KOMBINASI PIJAT PERINEUM DAN TEKNIK PERNAPASAN LAMAZE TERHADAP DERAJAT LASERASI PERINEUM DI TPMB KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.32883/mchc.v7i3.3153Abstract
Laserasi perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada proses persalinan spontan dan dapat memengaruhi pemulihan ibu nifas. World Health Organization (WHO) 2,7 juta kasus robekan perineum terjadi pada ibu bersalin. Upaya nonfarmakologis seperti pijat perineum dan teknik pernapasan Lamaze diketahui berkontribusi dalam meningkatkan elastisitas jaringan dan mengurangi ketegangan saat kala II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat perineum dan teknik pernapasan Lamaze terhadap derajat laserasi perineum pada ibu bersalin di TPMB Kota Padang Panjang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain two group with control. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025. Sampel penelitian terdiri dari 32 responden, yang dibagi menjadi 16 responden kelompok intervensi dan 16 responden kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan pijat perineum dan teknik pernapasan Lamaze, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan asuhan persalinan standar tanpa intervensi tambahan. Variabel yang diukur adalah derajat laserasi perineum, yang dinilai setelah persalinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata derajat laserasi pada kelompok intervensi adalah 0,94, sedangkan kelompok kontrol memiliki rerata 1,88. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kombinasi pijat perineum dan teknik pernapasan Lamaze terhadap derajat laserasi perineum dengan p-value = 0,02. Kesimpulan terdapat pengaruh signifikan pemberian kombinasi pijat perineum dan teknik pernapasan Lamaze dalam menurunkan derajat laserasi perineum pada ibu bersalin. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai upaya preventif nonfarmakologis untuk meminimalkan trauma jalan lahir pada persalinan spontan.
