BAHASA INGGRIS UNTUK KESEHATAN: KEPEDULIAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA/SISWI SMAN 1 AMPEK ANGKEK

Authors

  • Mela Dina Universitas Fort De Kock Bukitinggi
  • Arrifa Putri Universitas Fort De Kock
  • Fitri Dahlia Universitas Fort De Kock
  • Aulia Rahmadani
  • Adella Zahara Efendi Universitas Fort De Kock
  • Novia Radhika Humaira Universitas Fort De Kock
  • Latifah Himmatul Amaliyah Universitas Fort De Kock
  • Fadilah Hanum Universitas Fort De Kock

DOI:

https://doi.org/10.32883/esj.v6i3.3250

Abstract

Remaja merupakan fase transisi menuju usia dewasa yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental seperti stres dan kecemasan. Selain menghadapi tantangan kesehatan mental, remaja juga dituntut untuk memiliki kemampuan komunikasi global, khususnya penguasaan bahasa Inggris, guna mengakses informasi kesehatan yang lebih luas dan meningkatkan literasi kesehatan. Kurangnya kesadaran kesehatan mental dapat menyebabkan remaja mengabaikan permasalahan emosional yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mental remaja melalui pemberian edukasi kesehatan mental yang disampaikan menggunakan bahasa Inggris sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, pemutaran video edukasi, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa, pemahaman terhadap konsep kesehatan mental, serta kepercayaan diri siswa dalam memahami informasi kesehatan mental dasar yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi bahasa Inggris dalam edukasi kesehatan mental efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental remaja secara positif dan partisipatif.

Downloads

Published

2026-02-14

How to Cite

Dina, M., Arrifa Putri, Fitri Dahlia, Aulia Rahmadani, Adella Zahara Efendi, Novia Radhika Humaira, … Fadilah Hanum. (2026). BAHASA INGGRIS UNTUK KESEHATAN: KEPEDULIAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA/SISWI SMAN 1 AMPEK ANGKEK. Empowering Society Journal, 6(3), 177–185. https://doi.org/10.32883/esj.v6i3.3250